Pernahkah
anda mengalami saat di mana mimpi anda terasa begitu nyata? Jika jawabannya
"ya", berarti anda sudah pernah mengalami apa yang disebut dengan
"Lucid Dream".
"Lucid
Dream" bisa diartikan sebagai sebuah pengalaman di alam mimpi, di mana
kita bisa mengontrol mimpi kita, merasakan hal-hal di dalamnya, dan yang
terpenting adalah tetap tersadar selama bermimpi. Lucid dream terbagi dua,
yaitu Lucid Dream yang dialami secara tidak sengaja, dan Lucid Dream yang
diatur dengan sengaja supaya kita bisa mengalaminya. Boleh dibilang,
Lucid Dream setingkat lebih mudah dibandingkan Astral Projection dan bisa
digunakan sebagai "permulaan" untuk melakukan Astral Projection.
Apa perbedaan antara Lucid Dream
dan mimpi biasa?
Yang
membedakan intinya adalah satu kata : Kesadaran. Dalam Lucid Dream,
kita benar-benar mengalami segala sesuatu di dalam mimpi secara sadar,
sedangkan di dalam mimpi biasa, kita seolah-olah hanya menyaksikan atau
menonton hal-hal di dalamnya. Setelah terbangun, kita bisa mengingat dengan
sangat jelas hal-hal di dalam Lucid Dream, sementara jika kita bermimpi biasa,
akan ada hal-hal yang hilang dalam ingatan kita.
Apa manfaat Lucid Dream?
Tentu saja,
tujuan utama merasakan Lucid Dream adalah untuk menikmati kehidupan di dunia
mimpi, di mana kita bisa mendapatkan berbagai pengalaman yang sangat
menyenangkan. Tujuan lain adalah untuk memenuhi keinginan yang tidak bisa
tercapai di dunia nyata. Karena dalam lucid dream kita bisa mengontrol
segala sesuatu di dalamnya, maka untuk mengatur berbagai hal yang ingin kita
capai akan menjadi hal yang sederhana. Manfaat lain dari Lucid Dream
adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah, mengatasi fobia
dan trauma, meningkatkan kreativitas, dan menambah rasa percaya diri.
Apa saja yang bisa kita lakukan
dalam kondisi Lucid Dream?
Sangat
banyak dan bervariasi. Kita bisa mencoba apapun dan menjadi apapun di
alam mimpi. Pengalaman paling umum adalah merasakan terbang dari satu
tempat ke tempat lainnya. Ada pula penjelajahan ke dimensi lain,
interaksi dengan orang-orang yang ada di alam bawah sadar anda (subconscious)
dan lain-lain. Perlu diingat, indra penglihatan, pendengaran, peraba,
perasa, dan penciuman anda tetap aktif dalam lucid dream. Anda bahkan bisa
mengalami berbagai emosi seperti rasa senang,sedih, terharu, bahagia, dan
lain-lain. Ada 3 kategori Lucid Dreamer, dan berikut adalah hal-hal yang
bisa dialami :
A.
Tingkat Pemula
Berjalan
menembus tembok, menggambar di langit, terbang di angkasa, menjelajah dunia
mimpi.
B.
Tingkat Menengah
Makan,
berkencan atau bertemu tokoh-tokoh yang selama ini hanya ada dalam imajinasi
anda seperti artis, olahragawan, politikus, pahlawan, tokoh kartun, dan
lain-lain.
C.
Tingkat Ahli
Berhubungan
seksual, merasakan kehidupan setelah mati, mendapatkan inspirasi untuk
diterapkan ke dunia nyata (contoh : ide untuk menulis buku, membuat film,
dan sebagainya)
Adakah dampak negatif Lucid Dream?
Selama tidak
dilakukan secara berlebihan, tidak ada dampak fisik negatif dari Lucid
Dream. Beberapa kasus stres mungkin muncul jika Lucid Dream anda bersifat
mengerikan atau menakutkan. Dalam kasus lucid dream yang akut, beberapa
orang mungkin kehilangan motivasi di dunia nyata karena mereka merasa bisa mendapatkan
apapun di dunia mimpi. Satu hal yang anda harus ingat, segala hal dalam
Lucid Dream hanyalah mimpi, tidak ada yang berupa kenyataan.
Tahapan dan Langkah-Langkah Lucid
Dream
1.
Tidur dalam kondisi serileks mungkin, dengan pakaian longgar dan santai.
2.
Kontrol pernafasan dan konsentrasi. Cobalah untuk memperlambat
pernafasan, namun tetap berkonsentrasi ke organ-organ tubuh anda, mulai dari
ujung rambut hingga ujung kaki. Cara ini pernah dibahas dalam blog
Wikumagic, di artikel tentang Astral Projection.
3.
Jaga pikiran tetap sadar, namun santai. Jika anda berusaha tersadar namun
tidak santai, anda tidak akan bisa tertidur. Berusahalah untuk melakukan
hal-hal yang bisa membuat anda tetap sadar dalam kondisi rileks, seperti
menghitung domba atau membayangkan diri anda naik turun tangga.
4. Sleep
Paralysis. Kondisi ini adalah tahapan utama ke arah Lucid Dream.
Ini adalah tahap di mana sering disebut sebagai "tindihan".
Anda mungkin akan merasa ditindih oleh sesuatu yang sangat berat, susah bernafas,
tubuh serasa berputar dan terlempar. Ingat, jangan terbangun saat
mencapai tahap ini. Jika anda bangun karena merasa ketakutan, Lucid Dream
anda akan gagal.
5. Black
Out. Periode transisi di mana anda merasa memasuki ruang hitam
kelam. Akan berlangsung selama beberapa saat, dan sekali lagi jangan
sampai terbangun.
Nah, setelah
melewati tahapan ini, anda akan mulai merasakan suatu sensasi, entah berupa
penglihatan atau suara, yang intinya berarti anda telah memasuki dunia mimpi
dan siap untuk menjelajahinya. Ingat, jangan mengeluarkan emosi terlalu
ekstrim, seperti terlalu bahagia, terlalu marah, atau terlalu takut, karena
hal-hal tersebut bisa membuyarkan Lucid Dream. Intinya hanya satu, tetap
konsentrasi.
Cara Mendapatkan Lucid Dream
Jadi,
bagaimana anda bisa mengalami Lucid Dream?
Intinya
adalah dua hal : Mengetahui dan menyadari bahwa anda sedang di dunia
mimpi dan terus menerus mengecek kesadaran anda.
Metode ini
bisa dicapai dengan langkah-langkah berikut :
1. Cek
realitas dan kesadaran anda; Kenali tanda-tanda mimpi
Cobalah
untuk membiasakan diri mengecek realita dan kesadaran anda, bahkan ketika anda
tidak sedang bermimpi. Tanyakan ke diri anda sendiri : Apakah saya
bermimpi? Contohnya adalah memastikan jarum jam tetap berjalan, atau
mengecek gaya gravitasi. Jika anda melakukan hal tersebut di dalam mimpi,
akan terjadi suatu keanehan (misal, di dunia mimpi jarum jam tidak berjalan,
ada kemungkinan benda-benda terbang melawan gravitasi). Nah, jika
keaneahan tersebut terjadi dan anda menyadarinya, selamat...anda telah
mengalami Lucid Dream dan bisa mulai menjelajah mimpi.
2.
Ingatlah mimpi anda
Cobalah
untuk mengingat setiap mimpi anda, dan catat mimpi-mimpi anda dalam buku
catatan setelah anda mengalaminya. Teknik ini disebut dengan pembuatan
jurnal mimpi.
3.
Berusaha bangun di tengah tidur anda
Waktu
terbaik adalah menjelang pagi, di mana anda masih memiliki cukup waktu untuk
melanjutkan tidur anda. Setelah terbangun, minum banyak air putih,
berusahalah mengingat mimpi anda sebelumnya, dan lanjutkan tidur.
4.
Visualisasi dan Sugesti
Sebelum
tidur, bayangkan berbagai hal-hal fantastis seperti terbang di angkasa, melukis
di atas awan, atau hal-hal lainnya. Lalu katakan pada diri anda sendiri
berulang-ulang "Saya akan mengalami Lucid Dream dan mencatatnya dalam
jurnal mimpi.
5.
Dengarkan gelombang musik untuk mempermudah proses Lucid Dream
6.
Sabar dan terus berlatih
Lucid dream
adalah sesuatu yang harus terus menerus dilatih, dan mungkin tidak bisa
langsung berhasil dalam satu kali percobaan. Jika gagal, cobalah untuk
mereview lagi metode yang anda lakukan, dan jangan putus asa. Terus
berlatih, dan berlatih.
Satu hal
lagi yang perlu diingat, ada batasan-batasan dalam Lucid Dream. Anda
mungkin bisa mengontrol mimpi, namun tidak 100% karena bagaimanapun, mimpi
adalah sebuah dimensi lain dari kehidupan anda.
Akhir kata,
jangan takut untuk bermimpi, dan bermimpilah untuk membawa perubahan positif di
kehidupan nyata anda.
No comments:
Post a Comment